Laura&Marsha : Cita, Cinta, dan Persahabatan

                                                       http://www.lauramarsha. com/


Film Laura & Marsha merupakan film yang digarap oleh Inno Maleo Films bertemakan tentang dua persahabat yang diperankan oleh dua artis Indonesia Prisia Nasution sebagai Laura dengan sifat terencana dan Adinia Wirasti sebagai Marsha dengan sifat kebebasan.

Berkisah petualangan dua orang sahabat dalam mewujudkan cita-citanya sejak duduk di bangku sekolah SMP untuk jalan-jalan di luar negeri . Laura seorang sahabat Marsha kini bekerja disebuah agen travelling dengan memiliki seorang anak perempuan dari pernikahannya yang diperankan oleh artis cilik Afiqah. Sedang Marsha merupakan seorang penulis buku tentang travelling.

Bermaksud memperingati 2 tahun wafat ibunya , Marsha berusaha mencari informasi mengenai perjalanan berkeliling Eropa melalui sahabatnya Laura yang secara kebetulan bekerja di agen travelling. Dengan berbagai informasi yang didapat, Marsha pun membujuk Laura untuk mecoba mewujudkan cita-cita mereka.

" Hidup tuh singkat banget, kematian bisa dateng kapan aja dan gue gak mau mati sebelum
ngewujudin impian gue " kata Marsha dalam membujuk Laura.

Dengan tekad itu Laura pun meng-iyakan bujuk rayu Marsha meskipun Laura belum pernah melakukan perjalanan jauh dan waktu yang lama. Dalam rasa khawatir itu Laura pun membuat sebuah rencana perjalanan yang lengkap agar tidak terlalu lama dalam perjalanan itu.

Tanpa diketahui Marsha, ia pun membuat sebuah rencana untuk menemui sang mantan suami Laura di salah satu kota di Italia. Bermula di kota Amsterdam (Belanda) mereka memulai perjalanannya. Diawal perjalanan ini kita sudah menjumpai sebuah pertikaian mereka berdua karena sikap bebasnya Marsha yang juga dengan mudah memberikan tumpangan kepada Finn salah satu warga asing yang memiliki tujuan sama dengan mereka.
                                          http://www.lauramarsha.com/

Namun kebersamaan mereka tidak serta merta mempercepat perjalanan mereka menuju Venice. Finn yang diharapkan akan memberikan arah langsung ke tujuan justru membawa mereka ketujuan lain dengan dalih ingin menemui temannya terlebih dahulu dan oleh sebab itu Laura pun kian marah kepada Marsha lalu mereka pun melanjutkan perjalanannya dengan bermodal sebuah peta yang akhirnya membuat mereka tersesat di Innsbruck, Austria.

Mulai dari sini pula petualangan mereka makin rumit tapi seru. Dengan modal peta itu mereka pun tersesat disebuah hutan lebat. Tidak hanya itu, di dalam hutan mereka juga dikejar oleh laki-laki setempat hingga akhirnya mereka dapat meloloskan diri dengan sedikit perlawanan terhadap lelaki itu.

Petualangan pun terus berlanjut dengan segala konflik baik dari kedua sahabat tersebut maupun permasalahan dari kondisi untuk bertahan hidup selama perjalanan disana.

Sebelum tiba di Venice, laura sempat berpikir tempat mantan suaminya berada di kota Verona dan mencarinya hingga menemukan seorang yang mengetahui lokasi sebenarnya berada di kota Venice, Italia. Sesampainya mereka di tempat tinggal sang mantan suaminya Laura terkejut ketika mengetahui Finn lelaki pertama yang mereka temui diawal perjalanan dan sempat menumpang mobil merupakan teman satu kost sang mantan suami.

Dan tingkat emosional memuncak kala Laura mengetahui kondisi sang mantan suami yang telah tiada karena menderita suatu penyakit namun sebelumnya selalu mengirimkan hadiah untuk laura dan anaknya .

Film yang di sutradara Dinna Jasanti ini merupakan sebuah film yang bergenre semi dokumenter yang banyak mengambil potongan-potongan gambar pemandangan yang indah di setiap daerahnya mulai dari Amsterdam (Belanda), Bruhl (Jerman), Innsbruck (Austria), Verona (Italia), dan Venice (Italia). Walaupun hanya di buat dengan tim yang sedikit tapi sangat profesional hingga memberikan hasil yang hampir sempurna dengan bekerja sama dengan tim luar negeri

Dalam film ini terdapat banyak sekali pesan moral yang disampaikan terutama dari segi persahabatan dan kehangatan sebuah keluarga serta memberikan beberapa kultur budaya yang terdapat di luar negeri. Meskipun demikian film ini tetap harus dalam bimbingan orang tua bagi para remaja yang menontonnya karena ada beberapa adegan mabuk-mabukan dan adegan lainnya yang tidak layak dilihat oleh para remaja.

























Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Laura&Marsha : Cita, Cinta, dan Persahabatan"

  1. manta bang repiuwnya berasa baca wikipedia

    BalasHapus
  2. Makasi om alfan renata atas inponya... ^_^
    ditunggu kunjungan balik dan komennya ya :)

    BalasHapus