Teknologi Hybrid sebagai teknologi ramah lingkungan


Isu global warming kian kencang berdengung ditelinga kita dan berbagai cara selalu diusahakan untuk meminimalisir bertambah parahnya fenommena tersebut mulai dari gencarnya kegiatan reboisasi hingga berjuta aksi cinta lingkungan diseluruh dunia seperti aksi mematikan lampu selama 60 menit atau dikenal dengan 60EarthHour.


Berbagai perkembangan teknologi terbaru juga diarahkan kepada aksi lingkungan dengan memanfaatkan sedikit energi agar mengurangi emisi yang menyebabkan polusi baik ditingkat industri kecil maupun industri besar terutama pada teknologi otomotif. Berasal dari isu global warming itu, kini berbagai produsen otomotif berlomba-lomba menciptakan teknologi yang ramah lingkungan seperti halnya produsen otomotif terbesar di Asia bernama Toyota yang kini gencar-gencarnya mengeluarkan produksi ramah lingkungan salah satunya teknologi Hybrid yang kini telah terpasang diberbagai produknya.

Teknologi Hybrid diakui oleh pihak Toyota sebagai teknologi yang dapat meminimalisirkan polusi sekaligus teknologi yang irit bahan bakar. Di jalanan jakarta yang macet produknya dapat menempuh 22kilometer untuk 1liter bahan bakar seperti yang dikutip melalui mojog.

Seperti yang pernah di jelaskan oleh Dimas Azka selaku pihak toyota, Hybrid merupakan perpaduan dua teknologi modern dengan konvensional dengan pola kerja yang saling terintegrasi satu sama lain yakni tenaga elektrik bekerja mendorong mesin penggerak disaat jalan datar, hal tersebut menjadikan kendaraan lebih irit karena adanya bantuan energi elektrik maka sedikit bahan bakar yang digunakan. Tidak sampai disitu, penggunaan bahan bakar juga turut diatur oleh mekanis elektrik yang secara otomatis keperluan jumlah bahan bakar sudah ditentukan. Saat kendaraan hybrid ini berhenti pun ada mesin generator yang secara otomatis mengisi kembali energi listrik ke dalam baterai sehingga sangat mengehemat isi baterai tanpa perlu mengisi kembali secara manual seperti baterai teknologi lainnya.

Namun seiring perkembangan teknologi yang kian canggih maka tidak diragukan lagi dengan nominal yang harus dibayar untuk teknologi tersebut masih sangat mahal untuk kalangan ekonomi menengah kebawah sehingga untuk menanggulangi isu global warming masih belum bisa secara keseluruhan dan kita berharap teknologi ramah lingkungan kian dapat di rasakan bersama agar dapat menganggulangi global warming secara bersama-sama pula.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Teknologi Hybrid sebagai teknologi ramah lingkungan"

Posting Komentar