Perbedaan Drifting dan Slalom

source pict. : Drifting ilustration


Asal mula Balap drift dan slalom

Untuk mereka yang awam tentang dua jenis balap mobil ini beranggapan bahwa keduanya adalah satu olah raga yang sama dalam segala hal. Memang bila dilihat dari gaya olah raga ini terlihat sama yaitu sama-sama 'ngesot' tapi setelah saya berbagi pengetahuan dengan salah satu teman yang gemar terhadap dunia otomotif ternyata keduanya sangatlah berbeda.

Konon olah raga ini berasal dari negeri sakura yang mana pada jamannya anak muda disana gemar balap dengan memainkan traksi mobil hingga terjadi 'ngesot' ditiap tikungan di kawasan pegunungan (touge) dan akhirnya di terapkan juga di amerika serta di seluruh dunia.

Perbedaan Drifting dengan Slalom

Drifting
Meski mereka memiliki gaya balap yang sama namun bagi saya lebih enak melihat aksi Drifting karena gaya lempar badan mobil lebih terlihat alami dan indah dibanding Slalom. Tentu saja efek lempar tersebut terjadi karena berkurangnya traksi ban belakang yang terus melaju sehingga hal ini pula yang menjadi faktor penilaian dalam lomba balap drift dan drifting. Pada umumnya drifting menggunakan mobil berpenggerak roda belakang. Dari segi harga, balap drift sangat mahal dibanding dengan slalom. Pasalnya spesifikasi mobil yang ada di pasaran kurang memadai untuk balap drift yang sangat mengandalkan kemampuan pengemudi dan kekuatan mesin yang sangat besar guna menghasilkan efek drift yang lebih panjang.

Walaupun mahal di Indonesia sendiri olah raga ini pernah diadakan acara Formula Drift di Sentul dan terbilang banyak penggemarnya sebut saja Rifat Sungkar dan Dwitya Amandio yang sudah malang melintang di dunia balap drift dan rally.

Slalom
Dari penjelasan teman saya yang mengerti tentang olah raga balap ini, saya mengambil kesimpulan bahwa balap slalom merupakan alternatif dari Drifting yang notabennya tidak membutuhkan tenaga mesin yang besar alias dengan spesifikasi mobil yang standar kita dapat mengikuti olah raga ini dengan kata lain olah raga balap ini lebih murah dari Drifting dan juga olah raga balap ini dapat menggunakan mobil berpenggerak roda depan.

Bila di bandingkan dengan Drift, meskipun efeknya juga menghasilkan traksi ban tetapi slalom cenderung akan mengangkat ban belakang saat over steer namun sepengalaman saya mengikuti test drive slalom bersama Emmanuel Amandio yang merupakan salah satu pembalap nasional Indonesia, balap slalom tetap dapat meningkatkan adrenalin kita.


Subscribe to receive free email updates:

3 Responses to "Perbedaan Drifting dan Slalom"

  1. ohh jadi slalom bisa pake mobil standar ya? nggak perlu di utak atik kayak di game NFS Underground gitu :p

    BalasHapus
  2. Keren nih, akhirnya gue lebih mengerti sedikit perbedaan nge-drift sama slalom.

    BalasHapus
  3. Aku taunya bedanya drifting sama slalom adalah trek lombanya ._.

    BalasHapus