Kerjasama BNN dan Blogger dalam kampanye Anti Narkoba


Narkoba 
Kopdar Blogger Reporter ID dengan BNN

Tepat pada hari Minggu, 22 Februari 2014, Pertama kali dari sekian lama saya mendapatkan lagi pengetahuan mengenai narkoba ini, bersama pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) yang diwakilkan oleh Drs. Gun Gun Siswadi, M.Si selalu Direktur Diseminasi Informasi BNN, Ibu Retno selaku Staff Divisi Media BNN, bapak Thamrin Dahlan seorang blogger senior yang juga merupakan pensiunan BNN serta teman-teman dari komunitas Blogger Reporter Indonesia (BRID) mengadakan sebuah Focus Discussion Group ( FGD ) di restoran Mie Ceker Bandung Jl.Raya Pondok Gede - Jakarta Timur.

Ditengah guyuran hujan yang tiada henti-hentinya di Ibukota membuat saya harus menepi untuk berteduh dari hujan karena jas hujan yang tertinggal. Meskipun dengan cuaca seperti itu, sekitar empat puluhan undangan hadir ditengah-tengah acara ini. Begitu juga dengan saya yang telat datang ke acara tersebut mencoba memaksakan diri untuk menembus hujan deras karena sangat disayangkan bila terlewatkan acara diskusi ini yang bagi saya informasinya sangat bermanfaat untuk kita semua terutama saya sendiri. Dan dari 40 undangan yang datang, saya lah yang paling akhir datangnya tapi keingin menambah wawasan mengenai narkoba tidak pernah surut ditambah 

Hal ini juga sebagai bentuk keseriusan BNN dalam memberantas peredaran Narkoba yang kian meningkat pertumbuhannya dikalangan masyarakat Indonesia dan oleh sebab itu pula BNN terbentuk yang memang di fokuskan kepada permasalahan Narkotika, baik dalam hal peredaran maupun penggunaannya. BNN pun kian gencar memerangi masalah narkoba sejak disahkannya UU Nomor 35 Tahun 2009 sebagai pengganti UU Nomor 22 tahun 1997. Kepala BNN dibantu oleh seorang Sekretaris Utama, Inspektur Utama, dan 5 (lima) Deputi yaitu Deputi Pencegahan, Deputi Pemberdayaan Masyarakat, Deputi Rehabilitasi, Deputi Pemberantasan, dan Deputi Hukum dan Kerja Sama diberikan kewenangan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana narkotika dan prekursor narkotika (sumber : bnn.go.id).

Sejak tahun 2008 kasus narkoba meningkat drastis dengan terbukti terdapat 44.711 kasus, maka dengan adanya UU Nomor 35 Tahun 2009 ini BNN dengan pihak kepolisian saling bekerja sama memberantas narkoba yang terbukti kian berkurang dari tahun ke tahun seperti di tahun 2009 berkurang menjadi 38.405 kasus, di tahun 2010 berkurang menjadi 33.497, di tahun 2011 berkurang menjadi 36.732 dan di tahun 2012 menjadi 32.743 kasus  hal ini berdasarkan data yang didapat dari BNN namun menurut berita di salah satu tv swasta, hingga di tahun 2014 ini  terdapat lebih dari 4 juta jiwa pengguna/pengedar narkoba seluruh Indonesia.

Dari kasus tersebut bila saja pihak BNN dan juga polisi tidak menanggulanginya maka akan besar kemungkinan kasus demi kasus akan terus meningkat dan akan banyak korban lagi. Oleh karena itu juga, BNN tidak hanya bekerja sama dengan kepolisian saja akan tetapi juga berkerja sama dengan lembaga-lembaga lainnya seperti Bea Cukai serta Pelabuhan Indonesia terutama dalam kasus penyelundupan yang berasal baik dari luar pulau domestik maupun dari luar negeri.

Dalam kampanye tentang bahayanya narkoba juga dilakukan di sekolah-sekolah dengan berbagai kegiatan seperti penyuluhan tentang pengetahuan narkoba, kegiatan musik yang bertujuan untuk mengalihkan perhatian ke pengolahan bakat, dan begitu juga pengalihan dilakukan di bidang olah raga.

Bahaya Narkoba
Plakat kerja sama BNN

Tidak hanya bergerak sendiri, BNN juga mengajak semua masyarakat meng-kampanyekan gerakan anti narkoba, tidak terkecuali para blogger yang hadir pada acara Focus Discussion Group ( FGD ) tersebut.

Diskusi ini merupakan rangkaian program kampanye BNN yang bertajuk “Indonesia Bergegas” berupaya menjadikan Indonesia bebas dari Narkoba di tahun 2015 dengan cara menyerukan perlawanan terhadap narkoba melalui 10.000 artikel yang digalang oleh para blogger dan juga media lain nantinya.

Nantinya dari target atau rencana untuk mencapai 10.000 artikel mengenai kampanye anti narkoba ini akan di amanatkan kepada 40 blogger tersebut, meski pun demikian nantinya juga ke-40 blogger tersebut diharapkan dapat mengajak peran serta dari blogger dan masyarakat lainnya. Dan pastinya dari gerakan ini BNN maupun para blogger dapat berbagi informasi mengenai dampak dari bahaya narkoba, baik dalam bentuk opini, cerita pengalaman, maupun kisah fiksi yang memiliki inti cerita berkampanye tentang narkoba.

Sebenarnya program kampanye ini bukan sekedar hanya untuk yang datang di acara tersebut saja, akan tetapi program ini tersedia untuk seluruh blogger yang ingin berpartisipasi. Program ini akan terus bergulir sepanjang tahun 2014 ini dengan bertujuan untuk mewujudkan Indonesia Bebas narkoba di tahun 2015.

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Kerjasama BNN dan Blogger dalam kampanye Anti Narkoba"

  1. Asoooy! Semakin keliatan sisi positifnya jadi blogger deh :))

    BalasHapus
  2. pengen ikut bikin tulisan tentang narkoba, tapi masih belum ada bahan mau nulis yg gimana ya agar enak pas di baca. Secara...saya kalau nulis srg monoton.

    BalasHapus