Tokoh idola dalam animasi


transformer

Seorang anak kecil memang sewajarnya memiliki imajinasi yang sangat tinggi bahkan diharuskan karena menurut Ajahn Brahm yang merupakan seorang biksu dari thailand sekaligus penulis “Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya”, imajinasi dapat merangsang seorang anak untuk menciptakan apa yang pernah ia saksikan.

Imajinasi juga sangat penting dalam tumbuh kembang anak karena dengan begitu sang anak juga tetap terjaga untuk selalu berpikir kreatif di segala bidang. Seperti yang dikatakan oleh Ajahn Brahm, hal itu memang benar adanya seperti contoh yang mungkin sewaktu kita di masa kanak-kanak ketika melihat pesawat melintas di udara, kita suka berimajinasi bagai pesawat yang dapat terbang tinggi sembari merentangkan tangan kita seperti sayap pesawat dan berlari seakan kita terbang tinggi.

Ataupun seorang anak kecil yang hobi menonton film animasi seperti transformer atau power rangers dengan seksama dan kemudian selepas menonton film tersebut lalu sang anak memperagakan gerakan tokoh dalam film power rangers sambil berteriak " Go go Power Rangers " dan dia pun berharap dapat berubah menjadi seorang rangers merah.

Berimajinasi seperti itu pun pernah saya rasakan semasa kecil dulu ( jujur; sumpah deh ), saat sedang mengidolakan seorang tokoh bernama Shinici Kudo dalam serial film animasi detective conan, pernah saya bertingkah bak detektif yang misterius, cerdas, dan jenaka. Namun hingga kini tokoh kartun tersebut masih menjadi idola untuk saya meski saya sudah ngga lagi bertingkah seperti dulu.

Sosoknya yang jenius dan awet muda serta selalu dapat memecahkan teka-teki disetiap kasus yang dia hadapi itulah yang membuat saya mengidolakannya. Seandainya saja tokoh ini benar adanya alias tokoh berupa manusia, mungkin kali ya kalo Shinici Kudo bersama Profesor Hirosi Agasa bergabung di lembaga KPK dan bekerja sama dengan Dr. Abraham Samad, S.H., M.H supaya tim KPK lebih kuat dan solid dalam memberantas teka-teki kasus korupsi yang ada di negeri ini (Seandainya, lho).

Tapi sosok conan hilang bersama kabar meninggalnya Aoyama Ghoso yang merupakan penulis dari cerita detective conan tersebut dan saya ngga mengikuti ceritanya lagi baik dalam film maupun dalam cerita di komik.


Tulisan ini diikut sertakan dalam  GiveAway Devina Candy Box

Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "Tokoh idola dalam animasi"

  1. Wah, benar nih! :D
    Dulu, gue juga sering ngebayangin kl gue itu Shizuka yg dikelilingi cowo-cowo di sekitar, mainnya sm cowo, asik kali ya. Apalagi kl jadi spongebob, konyol tp gemesssssin<3

    BalasHapus
    Balasan
    1. tapi muka gue lonjong kaya Squidward :(

      Hapus
  2. aa.. kalo saya sukanya sama kaito kid, eh shinici itu beneran ada loh :p cek deh, hehe..
    http://25.media.tumblr.com/tumblr_lfoj2vqMj01qgz2voo1_500.jpg

    Tapi pemerintahan memang butuh orang2 macam shinici

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kid si pencuri ? sekilas wajahnya sih mirip shinici dewasa, awalnya saya kira dia kembaran :D

      Hapus