Bulan Terbelah di Langit Amerika : Akankah Dunia Lebih Baik Tanpa Islam ?

Sinopsis
Sebuah pertanyaan yang harus dicari jawabnya dari seorang kepala redaksi sebuah koran lokal di negara Vienna (Wina) kepada seorang wartawan bernama Hanum (Aca Septriasa). Pertanyaan itu muncul paska terjadinya insiden 9/11 WTC (World Trade Center) di Amerika melalui pernyataan seorang anak perempuan dari seorang ayah yang dituduh sebagai pelaku terorisme. Sehingga Hanum mendapat tugas untuk ke Amerika untuk menemui beberapa narasumber yang terlibat dalam insiden tersebut.

Disamping itu, sang suami Rangga (Abimana Aryasatya) juga mendapatkan tugas untuk melakukan wawancara bisnis dengan seseorang yang terkenal di Amerika bernama Philipus Brown (Hans de Kraker) seseorang yang peduli terhadap kemanuasiaan.

Kesamaan tujuan mereka berdua maka petualangan mereka di Amerika di mulai. Tetapi Rangga ternyata memiliki janji terlebih dahulu kepada Hanum untuk menemaninya sebelum ia mendapat tugas itu.


Bulan Terbelah di Langit Amerika

Masing-masing sibuk mengerjakan tugas mereka, Hanum mencari jawaban dari narasumbernya sedangkan Rangga terus mengejar jadwal wawancara dengan Philipus Brown. Dalam petualangan mereka tidak hanya berdua tetapi dibantu oleh temannya Rangga, Stefan (Nino Fernandez) dan pacarnya yang bernama Jasmine (Hanna Al Rasyid).

Tak seperti yang diharapkan oleh Hanum, sang suami yang diharap dapat menemaninya kini harus fokus ketugasnya sehingga Hanum marah besar dan memilih untuk berpisah. Klimaksnya ketika mereka masing-masing berjuang menemui target mereka.

Tidak mudah untuk Hanum untuk bertemu narasumbernya yang bernama Azima Hussein (Rianty Cartwright) dan anaknya bernama Sarah Hussein (Hailey Franco) yang merupakan seorang muslim taat yang dituduh oleh masyarakat bahwa suaminya adalah pelaku teroris.

Azima meyakini bahwa suaminya adalah pelaku teror berdasarkan kecurigaan dia disaat terakhir pertemuannya ketika merayakan ulang tahun anaknya, dia mengetahui bahwa suaminya mendapat paket yang Azima anggap sebagai paket bom untuk 9/11 WTC.

Konflik

Puncaknya terjadi ketika dua tujuan menjadi satu yang saling berkaitan. Target yang dimiliki Rangga ternyata memiliki hubungan erat yang sama dengan sang suami Azima yang setelah kepergian suaminya berubah nama menjadi Julia Collins sebagai bentuk kekecewaan terhadap suaminya.

Philipus Brown sebagai pemiliki perusahaan ternama memiliki kaitan erat dengan suami Azima yang ternyata suaminya pernah mengajukan bantuan dibidang kemanusiaan yaitu untuk membantu anak-anak yatim di Timur Tengah melalui foto-foto yang berada dalam paket yang ia terima.

Kesalah pahaman pun terjadi terhadap para keluarga korban 9/11 WTC yang mengira bahwa suaminya Azima lah penyebab kekacauan tersebut.

Hal itu ditampik oleh Philipus Brown dalam konferensi penghargaannya sekaligus sebagai kunci terakhir dari permasalahan yang selama ini telah membuat Azima penasaran soal keterlibatan suaminya.



Kesimpulan

Pemeran BTLA (Bulan Terbelah di Langit Amerika)
Film ini sangat banyak membawa pesan moral yang diantaranya adalah mencoba mengubah sudut pandang penonton terhadap islam di Amerika serta kegigihan iman seorang   ditengah tekanan dari masyarakat yang mayoritas.

Secara keseluruhan dialog dalam film yang disutradarai oleh Rizal Mantovani sangat positif. Namun efek film masih terasa memaksa dibeberapa adegannya seperti ekspresi dari para pemainnya yang kurang mendalami cerita. Hal tersebut bisa saja terjadi karena banyaknya pemain luar negeri seperti Hailey Franco, Nur Fazura, Yaron Urbas, Ray Reynolds, dan Hans de Krakker sehingga kurang dapat beradaptasi dengan pemain lokal.

"Film ini cukup menguras tenaga dan energi karena dialognya panjang-panjang dan juga inggris saya blepotan" Ucap Aca Septriasa yang mengakui memerankan film ini memiliki tantangan untuknya.

Selain itu, film ini juga didukung oleh band internasional Arkarna featuring dengan penyanyi lokal bernama Andini sebagai pengisi Original Sound Track film ini. Film yang diproduksi oleh rumah produksi Maxima Pictures ini juga bisa dinikmati oleh seluruh usia. 

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Bulan Terbelah di Langit Amerika : Akankah Dunia Lebih Baik Tanpa Islam ?"

  1. Wah filmnya rame banget, sayang belum sempet nonton :(

    BalasHapus
  2. Dari dulu penasaran sama novelnya, hingga hari belum kesampaian memiliki dan membacanya. Semoga bisa nonton filmnya.

    BalasHapus