Order Taksi Jadi Mudah Dengan My Blue Bird Apps


" Mama mau pergi, carikan taksi sana di depan " dan biasanya saya pun langsung jalan menuju depan yang dimaksud adalah jalan raya utama yang jauhnya sekitar 500 meter dari rumah karena jarang sekali taksi lewat depan rumah.

Walaupun telah berada dijalan raya tak menjamin langsung mendapatkan taksi yang dicari. Burung biru alias taksi blue bird pilihannya, tanpanya saya dan keluarga tidak ingin lagi kecewa dengan iming-iming tarif bawah yang ternyata berjalan dengan tarif kuda.

Jumlah armada taksi yang banyak juga tidak menjamin kemudahan untuk mendapatkan taksi tersebut. Informasi yang saya dapatkan untuk di pool K yaitu pool yang berada di jalan pegangsaan, Kelapa Gading saja memiliki sekitar 1.500 unit armada tapi seringnya setiap armada yang lewat sudah memiliki penumpang didalamnya.

Dan saya pun harus menunggu lama untuk mendapatkan taksi favorit itu. Memang di Blue bird kita bisa memesan taksi dengan melalui telpon ke pool terdekat namun tetap dengan antrian order yang mereka terima.

Untuk memudahkan pelanggan setianya ditahun 2011 mereka (baca : Blue bird Taksi) pernah mengeluarkan yang namanya Taxi Reservation yang juga pernah saya review sedikit di blog pribadi lainnya. Taxi Reservation itu hadir justru sebelum adanya aplikasi jasa serupa lainnya.

Satu hal mengapa aplikasi itu bagi saya kurang familiar terlebih kini banyaknya aplikasi serupa untuk moda transportasi online lainnya yang lebih unggul. Disisi pengemudi pun masih banyak yang mengambil penumpang secara konvensional atau pun order lewat telpon yang di sampaikan melalui bantuan operator, dan hasilnya ...

Perang Dingin Teknologi Dimulai

Dan semakin hari menjadi perang nyata antara konvensional dengan teknologi. Kontroversi pun bermunculan diantara ijin usaha bidang jasa yang ilegal untuk transportasi online. Puncaknya demo besar-besaran pengemudi taksi hingga bentrok antara pengemudi taksi dengan jasa angkutan online (Ojek Online) yang sangat heboh tempo lalu khususnya di Jakarta.

Dalam dunia bisnis pastinya mereka yang tidak dapat mengikuti perkembangan jaman maka bisnis tersebut akan kalah begitu juga dalam berinovasi.

Siapa yang harus disalahkan ? Yang pastinya tulisan ini bukan membahas soal itu yaa :p

Inovasi

Tentu saja saya percaya dengan perusahaan transportasi yang satu ini. Bukan levelnya mereka untuk menyerah dengan inovasi. Toh mereka bukan perusahaan yang baru merintis, mobil yang mereka gunakan juga merupakan mobil keluaran terbaru dan dari segi inovasi pun mereka sudah lebih awal memiliki aplikasi pemesanan online.

Order Taksi Jadi Mudah Dengan My Blue Bird Apps

Bicara inovasi mereka pun terus update seperti saat ini mereka memiliki aplikasi pemesanan bernama My Blue Bird. Kini mereka hadir lebih fresh dengan fitur yang mudah dimengerti untuk seseorang yang baru menggunakannya sekali pun.

Untuk aplikasinya sudah tersedia di Play Store maupun Apple Store kemudian download di smartphone dan daftar menggunakan nomor telpon yang kita gunakan. Dalam aplikasi ini secara otomatis akan mendeteksi alamat kita berada terkini karena aplikasi ini diwajibkan menggunakan GPS. Selain itu kita juga bisa melihat jumlah armada taksi yang ada disekitar kita.



Aplikasi ini bagi saya sudah teruji efektif dan mudah digunakan. Bila dilihat dari gambar diatas pun sudah bisa diketahui langkah-langkah selanjutnya untuk melakukan order. Dikesempatan ini juga saya akan menuliskan pengalaman saya dalam menggunakan aplikasi tersebut.

Jenis atau tipe kendaraan yang dimiliki oleh blue bird juga dapat kita pilih sesuai kebutuhan tapi tidak untuk iron bird dan big bird mereka. Pilihan tersebut berada di pojok kiri yang bergambar mobil.



Rutinitas Order ? tidak perlu khawatir karena kita bisa menyimpan lokasi favorit rutin kita jadi bisa langsung klik alamat yang sudah tersimpan. Lalu Next. Singkat cerita saya mencoba menggunakan aplikasi ini dengan rute menuju Mall kelapa gading. Setelah saya klik pesan (Book Blue Bird Now) dalam 1 menit order saya pun sudah mendapatkan pengemudi taksi lengkap dengan info identitas pengemudi dan juga jarak taksi berada beserta perkiraan biaya ketempat tujuan.


Taksi saat itu tiba tepat waktu seperti perkiraan yang ada di aplikasi. Tapi perlu diketahui bahwa perkiraan waktu tiba taksi juga tergantung dari kondisi jalan.

Nama pengemudi Govinda dengan rating 3.3 dan nomor lambung mobil NM 2049 yang menurut pengakuan pengemudinya berasal dari pool yang berada di penggilingan, Cakung, Jakarta Timur. Tapi sayangnya foto pengemudi belum ter-update.



Hanya saja cakupan dari aplikasi ini cukup luas bisa lebih hingga 5 kilo meter sehingga bagi saya terlalu jauh dan lama untuk menunggu datangnya taksi yang saya order.

Sebelum adanya aplikasi ini, order taksi untuk hari esok biasanya saya selalu lakukan melalui telpon ke pool terdekat. Tapi dengan adanya aplikasi ini saya juga bisa order taksi untuk hari esok.




Setelah sampai saya dilokasi dan tuntas melakukan  pembayaran, didalam aplikasi ini juga berlaku rating dengan maksimal 5 bintang sebagai penilaian pelayanan taksi. Dan alhamdulillah selama ini saya selalu mendapatkan pelayanan yang selalu memuaskan.


Satu hal yang saya suka dari aplikasi ini karena adanya rekam jejak perjalanan alias Trip history. Tentu saja sangat menguntungkan bagi saya yang sering kali ketinggalan barang didalam taksi. Dengan adanya trip history ini saya bisa langsung mengetahui informasi taksi yang terakhir saya tumpangi.



Order taksi jadi mudah dengan my blue bird apps dan sangat menghemat waktu untuk konfirmasi barang tertinggal di taksi. Pasalnya bila saya mengalami barang tertinggal di taksi, yang ditanyakan oleh operator taksi tersebut adalah history perjalanan kita dari awal pesan hingga nomor lambung taksi yang seringnya saya lupa :D

Aplikasi ini sangat menguntungkan sekali bagi penumpang tapi belum berpengaruh untuk semua pengemudinya. Menurut pengakuan pengemudi yang saya tumpangi, aplikasi ini hanya dapat digunakan oleh taksi Blue Bird yang memiliki perangkat Fleety yaitu perangkat semacam Pager (baca : Pejer) penerima order dari operator.

"Nantinya semua pengemudi disewakan Hape, pak. Tapi untuk aplikasinya harus di konek ke Fleety juga ". ucap pengemudi disela-sela percakapan saya dengannya mengenai aplikasi My Blue Bird ini.

Yaa.. semoga saja kedepannya dapat dirasakan oleh pengemudi, sehingga bisa lebih banyak lagi order yang mereka dapat selain dari cara konvensional mereka juga harus melek teknologi.


Subscribe to receive free email updates:

9 Responses to "Order Taksi Jadi Mudah Dengan My Blue Bird Apps"

  1. Di hapeku udah ada grab dan uber.. okelah nambah satu lagi ini kayaknya, soalnya kadang ketersediannya bikin gemes.

    BalasHapus
  2. Kemaren aku juga naik bluebird, gampang banget, masa begitu klik book now, taksi langsung datang, keren deh bluebird

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya pun sempat kaget karena kurang dari 1 menit order sudah diterima driver.

      Hapus
  3. Suami kaget kaget waktu aku pesen taksi pakai apps, taksinya nyampe cepet banget. Beda sama zaman dulu. Kudu nelepon dan biasanya full booked. Mesennya pun harus ancer-ancer jam berapa. Senang bisa ikut merasakan kemajuan teknologi seperti ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ho oh.. sebelum ada aplikasi yg ini, kalo mau pesen taksi tuk jam 5 pagi ke bandara harus dari jam 10 malem pesennya biar kebagian

      Hapus
  4. Bener banget mbak, ada aplikasi ini jadi terbantu banget. Sayangnya buat beberapa kota masih belum bisa diakses jadi agak kecewa juga blm bisa menikmati appnya:( Nice review mbak! Salam kenal :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya alhamdulillah tuk Jabodetabek mudah dapat taksinya apalagi pake aplikasi ini jadi semakin mudah. Salam kenal juga mba :)

      Hapus
  5. iiihhhhh aplikasinya hampir sama ya kayak aplikasi ojek2 online ama grab-graban itu... wah musti donlot ini sih... biar lebih gampang....

    BalasHapus
  6. Aku udah nyobain nih pake aplikasi My BlueBird. Cepett dan gak perlu ngantri taksi di mall lagi hehehe.

    BalasHapus